Regulation of the Minister of Home Affairs Number 77 of 2020: Between Normative Regulation and Mandatory Obligations in Regional Financial Governance

Authors

  • Mohamad Djasuli Universitas Trunojoyo Madura
  • Siti Yunia Amalia Universitas Trunojoyo Madura
  • Dilla Rachma Ayu Universitas Trunojoyo Madura
  • Firdaushil Hasanah Universitas Trunojoyo Madura

DOI:

https://doi.org/10.61132/ijems.v3i2.1200

Keywords:

Regional Finansial Governance, Regulation No. 77 of 2020, Mandatory Provisions, Normative Regulation, Good Governance

Abstract

This study aims to analyze the regulatory characteristics of the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 77 of 2020 as a technical guideline for regional financial management, particularly in examining the tension between its normative nature and mandatory provisions, as well as their implications for regional financial governance. The research employs a normative juridical approach, utilizing both statute and conceptual approaches, complemented by a critical analysis of the regulation’s implementation. The findings indicate that, formally, Regulation No. 77 of 2020 is normative in nature as a guideline; however, in practice, it contains numerous mandatory provisions that bind local governments. These mandatory elements have been shown to enhance accountability and transparency through the standardization of procedures, reporting obligations, and strict supervisory mechanisms. On the other hand, the dominance of detailed rules tends to create policy rigidity, increase administrative burdens, and reduce the flexibility and discretion of local governments in adapting policies to local needs. Furthermore, the study identifies a phenomenon of formalistic or ritualistic compliance, which risks producing symbolic accountability without improving the quality of public services. The effectiveness of the regulation’s implementation is also influenced by disparities in human resource capacity, information systems, and regional fiscal capabilities. Therefore, a balance between mandatory approaches and normative flexibility is necessary to ensure that regional financial governance operates effectively, adaptively, and in accordance with the principles of good governance.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, H. P., Ilham, M., & Madjid, U. (2024). Pengaruh pengelolaan keuangan daerah, akuntabilitas, dan transparansi terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di BPKAD Pemerintah Kota Tanjungpinang. Jurnal Kajian Pemerintah: Journal of Government, Social and Politics, 10(1), 174–185. https://doi.org/10.25299/jkp.2024.vol10(1).17119

Burin, F. D. (2015). Analisis konsistensi perencanaan dan. Ekonomika-Bisnis, 6(2), 177–188.

Fahril, F., Mappamiring, M., & Hardi, R. (2014). Transparansi pengelolaan keuangan daerah di Dinas Kesehatan Kota Makassar. Otoritas: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 4(2), 111–123. https://doi.org/10.26618/ojip.v4i2.89

Failaq, M. R. F., & Madjid, M. A. S. (2023). Inovasi dan rekonstruksi undang-undang sektoral daerah untuk desentralisasi asimetris. Matra Pembaruan, 7(2), 75–86. https://doi.org/10.21787/mp.7.2.2023.75-86

Hartanto, T., Zakaria, J., & Mapparenta. (2021). Pengaruh dana desa, PDRB, dan pengeluaran pemerintah terhadap tingkat kemiskinan kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Tata Kelola, 8(1), 573–587. https://doi.org/10.52103/tatakelola.v8i1.545

Juliyanti, W. (2023). Akuntabilitas publik dan pengungkapan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) di Indonesia. Reviu Akuntansi, Manajemen, dan Bisnis, 3(1), 1–17. https://doi.org/10.35912/rambis.v3i1.2006

Juniartha, I. W., & Sugiarto Asana, G. H. (2020). Pengaruh kompetensi sumber daya manusia dan penerapan sistem akuntansi keuangan daerah terhadap kualitas laporan keuangan daerah Kabupaten Gianyar. Journal Research of Accounting, 1(2), 165–180. https://doi.org/10.51713/jarac.v1i2.16

Kementerian Dalam Negeri. (2020). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah. https://peraturan.go.id/id/permendagri-no-77-tahun-2020

Kusrini, I. D., & Bullah, H. (2024). Accountability of regional financial management on the suitability of planning and budgeting in Pamekasan Regency. Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation, 4(5), 763–771. https://doi.org/10.35877/454ri.daengku2768

Mandasari, Y. E., Darojat, T. A., & Nurhasanah, N. (2024). Pengaruh pengelolaan keuangan daerah, akuntabilitas, dan transparansi terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Karawang tahun 2022. Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING), 7(5), 35–43. https://doi.org/10.31539/costing.v7i5.11237

Ombudsman Republik Indonesia. (2020). Diskresi dalam penyelenggaraan pelayanan publik. https://ombudsman.go.id/artikel/r/artikel--diskresi-dalam-penyelenggaraan-pelayanan-publik

Pemerintah Kota Surabaya. (n.d.). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah. https://jdih.surabaya.go.id/peraturan/3789

Priyadi, A., Trisno, A., Banjarnahor, H., & Sugianto, F. (2025). Membangun kepercayaan digital melalui penegakan hukum pelindungan data pribadi. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 10(5), 5309–5320. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v10i5.59613

Promosi, D., & Lokal, P. (2026). 3 1,2,3. 11(2), 1–16.

Putri, R. S., & Utoyo, B. (2026). Pengaruh rencana anggaran terhadap realisasi anggaran di kabupaten/kota Provinsi Lampung periode 2019–2024. Indonesian Journal of Digital Business, 5(4), 1437–1444.

Ramadhan, F., A. S., K.-K. S., & P. R. (2021). Determinan perubahan anggaran belanja daerah. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 12(2).

Rifka Alkhilyatul Ma’rifat, I. M. S., & I. I. J. (2024). No title. 2(13), 306–312.

Sakdiyah, H. (2025). Efektivitas otonomi daerah dalam mewujudkan tujuan negara: Tinjauan kritis desentralisasi di Indonesia. JUPSI Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 3(1), 1–11. https://doi.org/10.62238/jupsi.v3i1.191

Sari, D. M., & Khaerani, T. R. (2016). Pengelolaan keuangan daerah menuju transparansi dan akuntabilitas di Kantor DPPKAD Kabupaten Pati. Journal of Public Policy and Management Review, 1(1), 51–67.

Shintawatia, U. N. (2025). Jurnal penelitian dan pengkajian ilmiah. Jurnal Hasil Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Eksakta, 2(8), 305–316.

Suci Ramadani, A., Yuliusman, Y., & Friyani, R. (2025). Pengaruh implementasi sistem informasi pemerintahan daerah (SIPD), transparansi, dan akuntabilitas terhadap pengelolaan dana dengan teknologi informasi sebagai variabel moderasi di OPD Kabupaten Merangin. Journal of Innovation in Management, Accounting and Business, 4(3), 532–544. https://doi.org/10.56916/jimab.v4i3.2573

Sundari, A. D., & Pramesti, W. (2025). Factors affecting local government financial performance: Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan pemerintah daerah. 8, 1671–1683. https://doi.org/10.31539/costing.v8i2.14907

Taek, A. Y., Sopanah, A., & Fatoni, I. (2025). Accountability analysis of village financial management (Case study in Manulea Village, Sasitamean District, Malaka Regency). AKSIOMA: Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi, 2(3), 680–689. https://doi.org/10.62335/aksioma.v2i3.1017

Ulya, R., & Hasbi, K. (2025). Pengaruh akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan desa terhadap tingkat kepercayaan masyarakat pada pemerintah desa: Studi pada Desa Barih Lhok Kecamatan Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar. Jurnal EMT KITA, 9(4), 1463–1474. https://doi.org/10.35870/emt.v9i4.4479

Umam, M. S., & Setiyowati, A. D. (2023). Pengaruh akuntabilitas, transparansi, komitmen aparatur, kepatuhan pada regulasi terhadap kinerja aparatur daerah Kabupaten Bantul. InFestasi, 19(1), 91–102. https://doi.org/10.21107/infestasi.v19i1.19551

Vidyasari, F. N., & Suryono, B. (2021). Pengaruh akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dan sistem akuntansi keuangan daerah terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 10(2).

Wizdan Ulum. (2025). Sifat mengikat dari suatu peraturan hukum. Stekom. https://stekom.ac.id/artikel/sifat-mengikat-dari-suatu-peraturan-hukum

Yuda Makataraa, B. A. T. (2025). Studi pengaruh pengelolaan administrasi keuangan daerah terhadap peningkatan infrastruktur pendidikan. Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan, 2(1), 175–179.

Downloads

Published

2026-05-15

How to Cite

Mohamad Djasuli, Siti Yunia Amalia, Dilla Rachma Ayu, & Firdaushil Hasanah. (2026). Regulation of the Minister of Home Affairs Number 77 of 2020: Between Normative Regulation and Mandatory Obligations in Regional Financial Governance. International Journal of Economics and Management Sciences, 3(2), 93–101. https://doi.org/10.61132/ijems.v3i2.1200